Halaman

Sabtu, 20 Oktober 2012

Sholatkan, Bila Mereka Tidak Membantu


Add caption
Alangkah indahnya bangunan itu, fondasinya kokoh, tiang-tiangnya tinggi kuat, atapnya luas, jendelanya besar menawan, menyita perhatian setiap orang yang melihatnya. Sungguh serasi dan saling menguatkan. Itulah bangunan masyarakat muslim bagaikan bangunan yang kokoh masing-masing bagian saling menguatkan antara satu dan lainnya.
“Seorang mukmin bagi mukmin yang lain adalah seperti sebuah bangunan yang saling menopang, lalu beliau menautkan antar jari-jemari (kedua tangannya)”. (HR. Bukhari, Muslim)
Musibah seorang mukmin adalah musibah bagi semua orang yang beriman, mereka bersaudara dalam balutan kasih sayang, saling membantu, saling mengingatkan saling meringankan beban yang lainnya. Peduli atas penderitaan sesama, berusaha mengangkat saudaranya dari kubangan masalah, membantunya bangkit, berdiri dan melangkahkan kakinya agar kelak bisa berlari bersama lagi memikul beban dakwah yang tidak ringan.